Dalam balutan amarah, kusimpan kata-katamu rapat

Gadis itu, masih saja mengunci rapat mulutnya yang mulai bergetar karena ingin bersuara Tidak dengan satu atau dua kalimat Untuk mengatakan “hai” saja rasanya sudah enggan Amarahnya membuncah Emosinya pecah Bukan hujatan, Bukan pula celaan Bibirnya masih rapat, hanya hatinya tidak Ia yang memang pendiam mengunci pada diri sendiri Hingga tangisnya pecah Ia tak mampu…

Konten Marketing, Sumbangsih Terbesar Pemasaran Digital

Hai guys, setelah sekian lama vakum dari dunia teknologi informasi, kini saatnya saya share sedikit tentang dunia teknologi informasi. Yah, karena sekarang semua sudah based on internet, jadi pembahasan kali ini tentang konten marketing aja ya 😀 Kalau jaman dulu kita masih mendapatkan informasi berbagai macam produk berupa barang dan jasa melalui iklan di TV…

1 tahun, 5 bulan 29 hari

1 tahun, 5 bulan 29 hari Waktu itu ada seorang wanita yang menangis sendu, entah sesendu apa yang jelas isakannya bisa membuyarkan konsentrasi seluruh pengunjung mall sore itu. Ia terisak, rasanya berat sekali memandang wajah yang ada di depannya yang segera akan melepas masa lajangnya 3 hari lagi. Ya, kala itu sang wanita rasanya pasrah,…

Menjadi Dua

Setelah sekian lama bersembunyi, akhirnya aku berani menampakkan diri. Menampakkan diri di depan wajah yang memang kuhindari sejak lama. Kawan lamaku, dalam satu almamater ungu yang dulu pernah menjadi tempatku bernaung. Sejujurnya, aku benci momen ini. Momen yang mengingatkan kembali betapa pedihnya masa sulit yang pernah kulalui untuk bisa lupa dari hal menyakitkan, yang selama…

Petunjuk Itu, Ada Jika Kau Mau Membaca

“Semoga berhasil ya, miss dream cather 🙂 Semua mimpimu menakjubkan. Semoga Allah ridho dengan jalan yang kau pilih” Doamu adalah kekuatan bagiku. Jikalau boleh aku merindui satu jiwa yang akan membawaku ke SurgaNya sebagai seorang sahabat yang sempurna, maka kupilih kamu Halim Faqihudin An-Nasr. Kau adalah sahabat yang tak pernah banyak kata untuk menyampaikan dakwah….

Seorang Saja

Ada dua hal yang mempengaruhi tingkat kelihaian penulis mnegobrak-abrik hati para pembacanya. Pertama : Ia sedang bahagia Kedua : Ia sedang bersedih Dan aku sedang merasakan bagian kedua hingga pagi ini jemariku sudah ingin menulis meski aku tak tahu apa yang ingin kutulis. Ada luka yang masih menganga, yang belum sembuh entah sampai kapan. Seperti terkena…

Terimakasih,

Terimakasih telah menjadi mata dalam setiap kata yang tak mampu kukata Jikalau kita memang tak bersama Aku hanya ingin mengucap terimakasih tanpa jeda Karnamu, aku berani mengeksplorasi Meski raga dan nyawa tetap menginginkan kita untuk bisa menjadi satu, utuh Kita harus ikhlas bahwa kehendakNya dicipta bukan untuk membuat kita rapuh Kau adalah mimpi Dan aku…

Hakikat Cinta

“Untuk apa ragu? Bukankah keraguan yang kita cipta justru akan menjadi peluang syaitan untuk terus mencari celah dalam menggoda iman kita?” Pagi ini, aku terbangun di Subuh yang terlambat. Matahari sudah menukik beberapa inchi dari jarak yang semestinya aku sudah membuka mata. Aku biasa tidur setelah Subuh, lebih-lebih lagi beberapa hari yang lalu tubuhku rasanya…