LDM Itu Berat

Kalau disuruh milih, deket sama suami tapi nggak bisa kemana-mana atau jauh dari suami tapi bisa kemana aja, aku bakalan milih opsi pertama.

Aku paling nggak bisa yang namanya ditinggal sendiri. Ya, meskipun terbiasa ngapa-ngapain sendiri, buatku, menikah itu untuk hidup berdua. Jadi, kalo tujuannya buat ditinggal doang, duh, bye, deh!

Belajar Menjadi Ibu

Being mom is kinda exhausting. Capek. Beneran deh nggak boong. Nggak bisa dijelasin pake mulut. Karna kalo udah kecapean cuma butuh waktu buat istirahat aja udah. Meskipun ada drama marah-marah sama suami dikit. Ehe.

Menanti Khaula

Kami tidak mengira jika pada akhirnya kami harus benar-benar mempersiapkan diri untuk operasi. Terutama aku, yang sudah jauh-jauh waktu menanti dengan segala persiapan untuk melahirkan melalui proses pervaginaam.

Semuanya begitu mendadak. Semuanya begitu tidak terduga.

Mensyukuri Hal-Hal Kecil

Dan pagi ini, aku dikejutkan dengan LCD laptop yang tiba-tiba berubah menjadi mbleret eh mbleret ki opo si bahasane hahaha, pokoknya eror LCDnya ngehang dan hilang semua yang terlihat di layar. Tapi anehnya, audio yang kusetel dari Youtube masih menyala nyaring dan tidak menunjukkan gejala apapun.

Menemukanmu Adalah Takdir yang Kunanti Sejak Lama, Terima Kasih Suamiku

Di tengah-tengah gema tadarusan yang menyemarakan syahdunya Ramadan, aku dan mas berbincang melalui frekuensi telepon genggam. Kami berbincang. Berdiskusi tentang bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi rindu yang tak lagi terbendung. Rindu yang kami sama-sama tahu tidak akan baik bila dipelihara sedangkan di antara kami belum ada ikatan apa-apa.

Berkat happyOne, Travelling Kemanapun dan Kapanpun Jadi Happy

Selain punya julukan digital nomaden, aku ini bisa dibilang juga sebagai kutu loncat yang kerja dan mainnya bisa pindah-pindah tempat, pindah kota, bahkan pindah propinsi. Nggak kenal waktu dan nggak kenal jarak jauh. Selama masih bisa dijangkau dengan kereta api, pesawat dan moda transportasi lain ya aman-aman aja. GASKEEEEUUUUUUNNNN. Dibilang capek, ya capek. Dibilang bosan…

Tentang Perspektif: Menjadi Generalis Atau Spesialis

Beberapa waktu yang lalu, aku dihadapkan pada suatu statement, yakni: Menjadi spesialist itu memang penting, tetapi akan lebih baik bila kita bisa menjadi seorang generalist. Well, noted. I’m trying so hard to understanding this statement while other of my friend said this kind of sentences to me: Sudah, kamu itu cukup jadi penulis saja. Jangan…

Barangkali Bukan Aku

yang kamu cari yang kamu butuhkan yang kamu inginkan untuk ada menemani pagi, siang, malammu menemani sehat hingga sakitmu menemani luang dan sibukmu barangkali bukan aku yang tangannya ingin kamu genggam yang malamnya ingin kamu bahagiakan yang bersamanya kamu rasa surga begitu dekat adanya barangkali bukan aku yang pantas mendapatkan seutuhnya kamu yang akan kamu…