2017 Penuh Cerita, Mulai dari Dapat Kamera Hingga Bisa Liburan ke Eropa

Siapa sih yang nggak bahagia kalau satu-persatu impiannya tercapai dengan jalan yang begitu indahnya digariskan oleh Allah?
Adalah aku yang teramat sangat banyak bersyukur karena tahun 2017 diberikan berbagai banyak limpahan berkah dan rezeki yang kalau disuruh bersyukur udah nggak ngerti harus bersyukur kayak gimana lagi. Yes, ada banyak kejutan yang teramat sangat membuat bahagia di tahun yang juga menjadi target untuk menikah dan harusnya nggak jomblo lagi. Lho eh gimana, Sep? Hahahah

Aku mendapatkan beragam kemudahan dan pencapaian yang kalau dirupiahin itu besar banget nikmatnya. Meskipun di tahun sebelumnya isinya galau melulu karena masih transisi dari masa bocah ke usia yang cukup matang, bersyukur sekali tahun ini jadi semakin waras menyikapi dunia yang kadang entah.

Mempercayai bahwa Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan memang sulit ternyata. Namun, sulit bukan berarti tidak bisa, bukan? Kuncinya adalah sabar dan tekun dan tentu saja tetap berprasangka baik. Jika memang tidak hari ini, mungkin Allah sudah menyiapkan hal yang lebih besar besok dan besoknya lagi dan besoknya lagi. Hal-hal tidak terduga yang akan membuat kita merasa menjadi hamba yang luar biasa.

Impian Bisa Punya Kamera dari Foody Tanpa Harus Beli Akhirnya Tercapai, Yay! Alhamdulillah

Alhamdulillah, Bulan Agustus 2017 lalu bisa jalan-jalan bawa kamera. Iya, akhirnya Septi punya kamera sendiri. Dan keinginan itu terwujud tanpa harus membeli alias secara cuma-cuma gratis di kasih sama Allah lewat kompetisi nulis bareng Foody yang diadakan di Bulan Mei 2017. Such a best gift karena nggak nyangka bisa dapat barang yang sudah lama jadi impian.
Sedari dulu pengen banget punya kamera. Bawaannya kalau lihat dan minjem kamera temen udah dishalawatin aja gitu. Dielus-elus terus sambil mbatin “Ya Allah, pengen tapi nggak punya duit buat bayar ya Allah” gituuu terus hahaha.

Allah Maha Baik, ya. Akhirnya aku dikasih unjuk lomba nulis yang hadiah utamanya kamera. Dengan segenap tenaga dan optimisme yang membumbung tinggi *halah hahah akhirnya tulisanku masuk ke ke 14 tulisan terbaik dan masuk final. Alhamdulillah. Senang bukan main, sekaligus sedih sih sebab waktu itu masih harus berjuang :”).
Lalu, segala persyaratan pemenang aku pelajari satu persatu dan aku memaksimalkan segala upaya untuk bisa mendapatkan kamera. Mulai dari pasang iklan (hehe mumpung profesinya digital strategis kan jadinya sekalian), teleponan Jakarta-Semarang rutin sama mas Ichsan, ketua Blogger Jakarta periode 2017 yang juga aktif di dunia permiliteran. buat bisa naikin traffic, share ke seluruh kontak WhatsApp dan Instagram ke teman-teman baik yang dekat atau jauh. Share terus di sosmed sampai pada bosen.
Dan finally!!! The day has come!!! Aku dapat video call dan panitia dannn eng ing enggg kata mereka AKU JUARA SATU DAN BERHAK DAPAT KAMERA HEHE.. Alhamdulillah, seneng banget nggak sih rasanya bisa dapat hadiah impian yang sudah dicita-citakan sejak lama dan berhasilll XD. Ya Allah bukan main sih senengnya. Allah memang da best, deh.
Temen-temen kalau memang ada hajat, nggak usah ragu minta sama Allah, deh. Allah itu ya, keliatannya kita diuji, tapi Allah tu pengen lihat seberapa besar upaya kita untuk bisa ngedapatin apa yang kita mau. Iya, kalau emang kita pantes, Allah bakalan kasih, kok. Mungkin nggak sekarang, tapi pasti :)).

Akhirnya Resign dan Bisa Berkarya Dimana Saja

Tepat Oktober 2017 lalu, setelah alot memaksakan diri untuk bergabung di dunia peragensian di Semarang, akhirnya aku memutuskan untuk berhenti dan keluar dari lingkaran tersebut. Aku resmi resign! Tanpa bekal, tanpa rencana yang pasti dan tanpa tujuan ke mana aku setelah ini. Freelance juga waktu ini masih kacau dan hasilnya nggak seberapa. Nekat banget sih waktu itu.

Hal yang membuatku resign dari kantor adalah karena aku tidak bisa bebas berkarya dan melakukan apa saja yang bisa membuat hidupku berkembang. Aku suka sekali belajar, learn something new yang bisa membuatku jadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Dan aku orangnya memang bukan tipikal yang suka stuck dengan satu hal alias harus achieve more and more. Nggak boleh cuma sampai di situ aja karena aku bakalan bosan banget.

Dan atas dasar itulah aku akhirnya memantapkan diri untuk berani keluar dari zona nyaman kantor untuk menemukan zona nyamanku sendiri di duniaku. Dunia yang tidak orang lain harus tahu karena duniaku itu milikku. Selama aku bisa hidup di sini dengan segala ketenangan yang ada, maka aku akan melakukannya. Dunia yang bisa membuatku selalu bersyukur atas apa yang aku miliki. Iya, duniaku yang saat ini aku jalani, yaitu menjadi seorang independent digital strategis, content planner dan content producer.

Dimana kerjanya? Di rumah. Di mana saja selama ada laptop, wifi dan colokan hidupku akan aman-aman saja Insya Allah. Doanya, ya! ^^

Akhir Tahun yang Indah Dapat Kabar Bisa Jalan-Jalan ke EROPA dari Traveloka

Dan akhir tahunku ditutup dengan kebahagiaan yang benar-benar tidak bisa diuangkan serupiah pun. Bahagia sekali rasanya mendapatkan kabar bahwa aku menang juara pertama dalam kontes menulis di Traveloka. Kabar yang lebih membahagiakan lagi adalah aku menang grand prize jalan-jalan ke Eropa. GRATIS dari Traveloka PP Pesawat Turkish Airlines dan Voucher Hotel uwuwuwuw. Bahagia bangeeetttt. Yaaah, meskipun masih harus puyeng-puyeng karena harus memikirkan biaya untuk hidup di sana, untuk makan, untuk jalan-jalan dan untuk senang-senang, tapi Allah emang baik banget.

Aku memilih Turki. Negara  yang sedari dulu ingin sekali kujamah. Sebab seseorang pernah menceritakan tentang Al-Fatih, tentang Hagia Sophia. Aku ingin tahu mengapa Istanbul menjadi kiblat yang menarik untuk belajar tentang islam. Aku ingin tahu negara yang dipimpin oleh seorang Erdogan, yang begitu dermawannya untuk para orang-orang terdhalimi dari Palestina. Aku ingin menjamah negara yang berbatasan langsung dengan Laut Merah. Aku ingin ke sana dan Allah mewujudkannya. Sungguh, nikmat yang tak akan pernah bisa kudustakan sampai kapanpun.

Dulu, pernah ada yang bilang padaku bahwa menulis bukan suatu hobi yang tepat, bukan suatu hobi yang tidak akan pernah menghasilkan dan tidak akan pernah membuatku menjadi siapa-siapa. Tapi, seorang Septi bukanlah seseorang yang mudah untuk dijatuhkan. Aku percaya bahwa selama kamu mencintai hobimu dengan sepenuh hati, maka akan selalu ada jalan yang bisa membawamu untuk menjadi lebih baik.

Melalui menulis, aku bisa mendapatkan juara-juara dari yang hadiahnya biasa saja hingga merambah ke hadiah yang luar biasa nilainya, seperti mendapatkan kamera, dan kini jalan-jalan ke Eropa. What a wonderful journey in my life. Mungkin, kalau aku bisa bikin draw my life bakalan seru kali, ya. Tapi, ya karena aku cuma bisa  nulis, jadi aku ceritakan saja di sini 🙂

Sederhana, namun indah.

Cerita singkat tentang kaleidoskop 2017ku semoga bisa menginspirasi ya, teman-teman. Terima kasih untuk mba Tanti dan kakak Nuzha untuk tema yang sangat membahagiakan. Doakan aku bisa mencapai hal-hal baik di tahun depan juga, ya!

Kalau kamu, apa cerita serumu selama tahun 2017? Share di kolom komentar, yuk! ^^

45 Comments

  1. Ika Puspitasari

    Huhuhuu…keren bangeeet ini dedek emesh ini. Menginspirasi anak muda buat keluar dari zona nyaman ke zona penuh dg gejolak dan rintangan *halagh opo iki. Gimana kalo kita ke Turki bareng, aku pengen naik balon udara di Cappadocia…*masukin akuuh ke ranselmu yak..haha LOL

    Like

  2. Nuzha

    Sept, Ya Allah merinding gua baca tulisan loe! Gila ya dari dapat kamera sampai jalan-jalan ke Eropa… semoga selamat nnti pas jalan ke sana dan bawa banyak cerita yang bisa dibagikan. Wish you luck! Semoga tahun depan lebih banyak lagi hal-hal baik yang tak terduga mendatangimu… jodoh misalnya. Eh? gimana?

    Like

  3. Rizka Edmanda

    mba selamaat ya untuk kemenangannya di kontes traveloka, saya juga ikutan kemarin dan Alhamdulillah jadi salah satu pemenang juga. sempat baca tulisan mba dan Masya Allah jadi terinspirasi untuk sering sering naik kereta.. hihi..

    Like

  4. Rhoshandhayani KT

    Uwaaaaa selamat kak septiaaaaMenyenangkan banget 2017nya Semoga nular nular ke akuSekarang ini, juga apa2 aku sholawatin deh. Ada cowok cakep atau pinter atau keren pun aku sholawatin, heheIyaaa, harus diyakini bahwa Allah bakalan ngabulin doa doa hamba-Nya, bahkan ngasih kejutan yang nggak disangka-sangka

    Like

  5. Windi Saras

    Beb, gue pokonya love you lah ��Allah emng Maha baik,kitanya aja yg masih suka sering ngeluh, sampe lupa dg segala kenikmatan yg Allah kasih.Semoga 2018 akan banyak lagi kejutan luar biasa dari Allah 🙂

    Like

  6. Mechta

    Selamat atas pencapaiannya di 2017, Septi! Terima kasih sdh menuliskan pengalaman berkesan yg pastinya menginspirasi banyak pembacanya… Selamat jalan-jalan ke Turki yaa….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s