Menikmati Stasiun Purwakarta dari Balik Jendela Kereta

Kalau kata temanku, aku ini kayak belatung, lompat sana lompat sini alias nggak bisa diem. Well, iya sih kalau dipikir pikir aku jarang betah di satu tempat, duduk berlama lama dan mmmm betah di sana. Seperti keajaiban bisa liat Septi bisa melakukan hal tersebut. Hahahahah

Kecuali nih ya, kecuali kalau aku betaaah banget atau ada sesuatu yang membuatku betah di tempat tersebut, baik lingkungannya kah, teman-temannya kah atau apapun itu. Hm, sulit sekali ya sepertinya untuk seorang Septi bisa duduk manis hahaha.

Aku sedang di kursi kereta dalam perjalanan Jakarta – Bandung saat sedang menuliskan ini. Yes, aku memilih jalur berputar dari Semarang ke Jakarta baru lalu ke Bandung bukan langsung dari Semarang ke Bandung. Alasannya? Yang kenal aku pasti sudah jelas tahu alasannya. Yep, karena aku anaknya emang bolang banget, jalur memutar ini sengaja kupilih agar aku bisa menikmati indahnya pemandangan dibalik jendela kereta Argo Parahyangan di pagi hari ๐Ÿ‘ป



Sepanjang perjalanan menuju Bandung aku selalu dibuat tergila gila. Pemandangannya, selalu juara. Barisan rel kereta yang tersusun rapi, titik buta yang selalu kujumpai dan aku bahkan tidak tahu di mana ujungnya, hingga ambience birinya langit yang selalu berhasil membuatku terpesona. Masya Allah.

Aku selalu memastikan diriku terjaga selama perjalanan agar aku tak ketinggalan sedetikpun momen perjalananku setiap aku menuju suatu tempat. Yes, aku selalu berusaha membunuh waktu dengan beragam hal. Menonton film, mendengarkan musik, membaca buku, hingga streaming Youtube.

Sayangnya, setiap perjalanan selalu kujumpai kendala, yaitu sinyal provider kartu yang tidak stabil selama di kereta. Namun, sejak beralih ke XL semuanya berubah, semua koneksi lancar dan tentu saja, streaming Youtubeku pun tiada kendala.

Bahagianya memiliki catatan perjalanan yang paling tidak bisa kubaca kembali. Kekonyolanku, kenekatanku, keberanianku, hingga kegabutanku selalu punya sisi unik yang membuatku seperti lari ke dimensi waktu lalu saat aku masih bisa seperti sekarang ini. Melalang buana, sendiri, dan menikmati ‘me time’ ku sendirian.

Salam,

15 Comments

  1. Shinta juliana

    Kereta api jalur selatan itu pemandangannya cantik bgt.. apalagi dri jakarta ke bandungnya itu๐Ÿ˜๐Ÿ˜Bdw lagi di bandung ni ?Jangan lupa jalan2 di braga ya.. malem hari dan bareng pasangan๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    Like

  2. Ichsan Yudha Pratama

    Perjalanan kereta ke Bandung emang bisa nunjukin landscape-landscape keren apalagi pas lewat rel yg dibangun di masa belanda itu, yg ngelewatin tebing-tebing gtu. Lupa apa namanya, cuman keren banget itu.Btw kyknya mba septi udah ngejalanin 'digital nomad' deh.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s