Hari-Hari Isolasi

Qadarullah, ketika hasil tes keluar dan aku dinyatakan positif, aku langsung memblokade khaula dari kamar dan mengabari mas yang tengah ada di luar kota. Tanpa banyak kata, mas bergegas. Aku yang egois tak peduli apakah suamiku sudah makan atau belum karena di pikiranku waktu itu aku hanya ingin bapaknya khaula tahu bahwa aku terkonfirmasi positif dan meminta bantuannya untuk menjaga anak kami selama aku dalam masa isolasi.

[PINGSAN]

Untuk kali pertamanya, di tempat umum tiba-tiba pandanganku menjadi lamat-lamat. Di antara ibu-ibu yang tengah memilih sayur apa yang harus mereka beli untuk keluarganya, aku terbatuk-batuk dan mual. Tidak seperti biasanya. Udara di dalam maskerku perlahan mulai menipis. Perlahan tapi pasti, keringat dingin membanjiri seluruh tubuhku. Deras sekali rasanya. Aku menahan tubuhku. Mematung, berusaha tak…

Hidup Memang Ajaib

Kita bisa saja dibenci atas apa yang tidak kita lakukan. Boro-boro, bahkan untuk tahu dan mengerti pun sulit, tetapi tetap saja hidup membiarkan kekejamannya menusuk dan masuk ke hidup kita. Padahal, siapa yang mau dibenci atas perihal yang dia tidak tahu menahu? Seringkali, amarah memuncak, ingin memaki. Menyalahkan keadaan dan dunia yang begitu kejam dan…

Jarak

Malam ini rasanya lebih sepi dari biasanya. Sepi sekali sampai aku bisa mendengar detak jam dinding yang biasanya samar-samar ketika aku sedang bersamamu. Sepertinya, aku rindu bagaimana menghabiskan waktu denganmu. Biasanya, aku cukup meraihmu, menyandarkan kepalaku ke bahumu, menggenggam tanganmu lalu mempejamkan mata. Mengucap syukur tiada henti karena telah Allah izinkan aku bersatu denganmu. Jarak…

Sayang ya Sekolah Tinggi-Tinggi Cuma Jadi Ibu Rumah Tangga Doang

Ibu rumah tangga menjadi momok pekerjaan yang sangat menakutkan bagi para pengejar karir yang menganggap bahwa sekolah tinggi-tinggi itu harusnya tidak hanya berakhir menjadi seorang ibu rumah tangga saja. Bagaimanapun aku menolaknya, aku pernah menjadi takut seperti mereka. Septi kecil pernah penuh dengan ketakutan akan berdiam diri di rumah saja suatu hari ketika telah menikah….

Kalo Kita Nggak Dikasih Ujian, Kita Belajar Sabar Darimana?

Pernah nggak sih kalian curhat sama orang dengan emosi yang pengen luapkan karena kesel tapi malah jadinya nggak sesuai? Pasti pernah, kan? Bahkan, seringkali ketika kita curhat, aku terutama mengalami yang namanya dikomporin alias bukannya ditenangin tapi malah dibuat makin panas karena yah begitulah manusia kayaknya memang harus baku hantam biar emosinya tersalurkan. Tapi nggak…

Staycation Bareng Keluarga di OYO Hotels 2028 Wisma Jepara

“Anak butuh Ibu yang bahagia”, katanya….

Rasa-rasanya setelah menjadi ibu, kalimat yang sering terdengar di telinga ini ingin kuiyakan beratus-ratus kali. Bukan lagi bener, udah bener banget ini mah kalau jadi Ibu itu harus jauh-jauh dari perasaan stress karena capek ngurus anak dan ngurus rumah. Nggak boleh mikir berat biar ASInya lancar kayak jalan tol.

Masih belum berubah, obat stress buatku nggak jauh-jauh dari kopi dan jalan-jalan. Seneng banget, stress kemarin dapat kopi sekaligus jalan-jalan dari mas. Ya emang cuma ke Jepara sih, tapi it means a lot for me. Mahal banget buat aku yang lagi butuh liburan.

Akhirnya nggak pakai lama, plan dadakan buat short escape ke Jepara akhirnya kelakon weekend minggu lalu sekalian mampir buat ngajakin Khaula earthing di pantai. Sebagai bentuk cinta kami kepada Khaula, sesampainya di pantai, aku melepas kaos kaki Khaula dan mengajak Khaula earthing.

Apa itu earthing? bahasa gampangnya menapak bumi kalau kata Mas @rezagunawan. Adalah ketika kulit tubuh kita (tidak harus telapak kaki) bersentuhan langsung dengan permukaan bumi alami (tanah, pasir, batu, rumput).

Meskipun Khaula belum bisa berjalan, kami ingin mengenalkan Khaula kepada bumi tempat ia berpijak nantinya. Kami ingin Khaula belajar mencintai bumi sedari dini. Selain itu, kegiatan earthing ternyata membawa banyak manfaat bagi bayi, seperti menormalkan ritme biologis dan detoksifikasi tubuh anak, merangsang saraf kaki, meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan kualitas tidur anak.

Plus plus banget, bisa liburan buat ngenalin bumi ke anak sekaligus bisa jadi obat stress Ibuknya. Bapak emang juara pokoknya! Liburan jadi kelakon meskipun cuma melipir 30 menit dari rumah dan cuma staycation di hotel sambil family time di weekend.

Aku Akan Selalu Jatuh Cinta Padamu

Kamu mungkin mengira aku terlalu banyak ikut campur dalam urusanmu; menanyaimu sedang apa sudah makan belum jangan tidur terlalu larut menyuruhmu segera istirahat dan segala ocehan lain yang entah apakah kamu merasa terganggu dengannya Tapi tenang saja, Aku tidak akan pernah peduli tentang bagaimana kamu Karena Aku akan selalu jatuh cinta padamu Dan Aku akan…

LDM Itu Berat

Kalau disuruh milih, deket sama suami tapi nggak bisa kemana-mana atau jauh dari suami tapi bisa kemana aja, aku bakalan milih opsi pertama.

Aku paling nggak bisa yang namanya ditinggal sendiri. Ya, meskipun terbiasa ngapa-ngapain sendiri, buatku, menikah itu untuk hidup berdua. Jadi, kalo tujuannya buat ditinggal doang, duh, bye, deh!

Memperjuangkan ASI, Memperjuangkan Khaula

Aku sudah melakukan cukup banyak hal demi bisa membuat ASIku mengucur deras. Mulai dari mengikuti mitos, seperti mandi dengan membasahi rambut setiap pagi, minum jus daun katuk tiap hari agar nutrisinya tidak hilang jika disayur, ke konselor ASI, makan telor setiap hari minimal 2-4 untuk menjaga kandungan protein dalam ASI, makan porsi sering minimal 3 kali sehari (aku jarang makan besar btw), makan ayam+telur+ikan+karbo+sayur dalam satu piring sekali makan, pumping ASI rutin setiap 2 jam sampai tidak bisa tidur nyenyak karena takut bablas, minum jamu wejah, makan sup daun kelor, dll dll dll.